RSS

Ungkapan Rasa

13 Mar

oleh Abie Omar pada 20 Oktober 2009

Kutulis ini sambil dengerin lagu India
Walau sebagian orang bilang, lagu India tuh sampah
Entah mengapa…………….. ?
Iramanya padaku, jauh merasuk di jiwa
Membangkitkan begitu banyak hasrat – hasrat romansa
Dan semuanya padamu bermuara.

Mungkin karena orang India tuh ekspresif
Dan lagulah yang jadi alat utk mengungkapkan isi hatinya.
Hingga kadang lagunya begitu mewakili rasa,

Padamu sebenarnya aku juga ingin ekspresif
Sayang aku tak pandai menyanyi.

Tapi, satu hal yang pasti, dihatiku telah tumbuh satu rasa.
Entahlah…, sulit mengungkapkannya seperti apa.
Terlalu banyak kata, kadang justru mengaburkan maknanya.

Mungkin karena perasaan, hanya bagus untuk dirasakan
Tidak untuk dikatakan……….
Tapi seperti orang India, perasaan butuh pengungkapan
Entah lewat tindakan, nyanyian atau tulisan

Aku mengenalmu belum lama
Begitu juga kamu, terhadapku tentunya.
Tapi seperti biasa, pesona selalu datang tiba – tiba.
Hasrat dan rindu muncul tanpa terduga
Memang aku belum berani bicara apa – apa soal cinta
Tapi cirri dan tandanya sudah ada
Walaupun aneh kalau saat sekarang, kita masih bicara….
Tentang cinta pada pandangan pertama.
Tapi juga susah menafikkan bila itu nyata.
Karena cinta kadang diluar prediksi manusia.
Hmm….. kayaknya aku jadi kebanyakan bicara.

Sebenarnya, aku hanya ingin bicara tentang perasaanku
Perasaan yang datang saat aku mengenalmu
Perasaan yang hadir saat sosokmu mengendap di kepalaku
Perasaan yang menggangguku saat memikirkanmu

Perasaan yang membuatku merasa dunia terasa lebih indah
Penuh harap, senyum dan cita – cita
Memang tidak mesti kau penyebab satu – satunya
Tapi kupastikan kau punya andil disana

Hasrat ku padamu seperti gelombang samudera
Menghempas dadaku berulang – ulang tanpa jeda
Kadang aku berusaha mencoba untuk menahannya
Namun selalu larut dalam rasa tak berdaya
Dan akhirnya aku menikmati saja
Membiarkan rasa itu bergelora
Menyeret hatiku terhempas kemana – mana.

Kau membangkitkan lagi obsesiku tentang cinta
Cinta tulus seorang lelaki terhadap wanita
Penuh pengorbanan dan ketulusan jiwa
Membangun kesetiaan tanpa mengeluh apapun juga
Cinta dibentuk tidak hanya oleh tawa dan senyum bahagia
Tapi juga keringat, darah, dan deraian airmata
Dilandasi sikap menerima pasangan apa adanya
Tanpa pamrih akan keinginan kebendaan semata

Sungguh…….. aku ingin menjadi seperti itu
Yang kubutuhkan darimu hanya Satu
Bahwa kau percaya padaku
Tentu saja dengan memberi kesempatan padaku, untuk membuktikannya padamu

Aku akan menguatkan jiwa, tanpa janji dan sumpah
Karena janji dan sumpah, kerap dijadikan alat untuk berdusta
Bahwa aku tak akan membuatmu kecewa
Itu saja………. !!!!!!!!

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Maret 13, 2011 in Catatan Lama, Puisi

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: