RSS

Usahlah Bersedih

13 Mar

oleh Abie Omar pada 23 Juni 2010

Sudahlah………….
Kesedihan tidak datang dengan sendirinya.
Dia ada karena kau menciptakannya.
Atau malah karena kau menginginkannya.

kesedihan dapat membakarmu
karena ia bisa jadi api yang akan membuatmu jadi abu.
Dia juga dapat menenggelamkanmu.
Karena ia bisa jadi arus yang menutup nafasmu.

Kau akan terengah engah, lalu kehabisan nafas sewaktu waktu.

Tapi,…… tentu kau tak ingin mati karenanya.
orang yang mati oleh kesedihannya, adalah sebodoh bodoh manusia
semua orang ingin mati bahagia.
Walau sepanjang hidupnya ia menderita.

Kesedihan mungkin saja musibah.
Tapi positifnya, disana selalu ada hikmah.
Mungkin kau tak percaya.
Tapi sesungguhnya permata yang kau lihat berkilau indah.
Sebelumnya hanyalah sebonglkah batubara yang buruk rupa.
Ia dihimpit dikerak bumi dalam waktu yang sangat lama.
Melewati tempaan, gesekan dan tumbukan dengan beban tak terkira.
Sebagian besar hancur atau tetap menjadi batu bara
Tapi ada sebagian kecil yang muncul sebagai permata.
Beban berat yang ia lewati menciptakan dia menjadi utama.

Itu juga berlaku bagimu.
Resapi pilosofi itu
Tetaplah tegar walau beban yang sama akan menohokmu.
Tak ada malam yang tak berakhir
Hujanpun tak turun sepanjang waktu
Kau hanya perlu bersabar.
Itu Sudah cukup , dan akan selalu cukup.

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Maret 13, 2011 in Catatan Lama, Puisi

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: